Penyusup Pada Keamanan Sistem Komputer

Ada beberapa type penyusup pada keamanan sistem komputer, antara lain :

1. The Curious

Penyusup ini pada dasarnya tertarik untuk mencari tahu tipe sistem data yang anda miliki

2. The malicious
Penyusup type ini suka mengganggu sistem sehingga sistem tidak dapat bekerja optimal, merusak halaman situs web anda ataupun memaksa anda untuk menghabiskan banyak uang dan waktu memperbaiki kerusakan yang telah dibuatnya.

3. The High Profile Lutruder
Penyusup type ini mencoba masuk / menyusup kedalam sistem anda untuk mendapatkan ketenaran dan pengakuan

4. The Competition
Penyususp type ini tertarik pada data-data yang ada didalam sistem anda yang berharga dan dapat memberikan keuntungan baginya.

5. The Borroweres
Penyusup type ini akan menggunakan sumber daya yang kita miliki untuk kepentingan mereka. Biasanya penyusup ini akan menjalankannya sebagai server chatting (IRC),situs porno atau bahkan sebagai server DMC.

6. The Leapfroger
Penyusup type ini hanya tertarik untuk menggunakan sistem yang anda miliki untuk masuk kedalam sistem lain.

Anda termasuk yang mana…?🙂

Konsep Dasar

Alasan belajar pemrograman komputer adalah untuk penyelesaian masalah dengan memanfaatkan media komputer.

Ada 5 langkah yang biasa dilakukan oleh programmer dalam menyelesaikan masalah :
1.Menganalisis dan memahami program yang ada, kemudian mengenbangkan urutan proses logika
2.Menentukan bentuk data yang diperlukan
3.Menterjemaahkan pengkodean dari algoritma ke dalam statement- statement yang sesuai
4.Melakukan tes program dari proses logika yang dibuat
5.Pendokumentasikan program untuk pengembangan lebih lanjut

Pemrogramana Terstruktur
>>> Tindakan mengorganisasikan dan membuat kode-kode program supaya mudah dimengerti, dites dan dimodifikasi

Prinsip utama pemrograman terstruktur
>>> jika suatu program telah sampai pada suatu titik tertentu, maka proses selanjutnya tidak boleh kembali kebaris sebelumnya, kecuali untuk proses berulang (looping)

Teknik pemrograman dalam pemrograman terstruktur mempunyai tujuan :
1.Meningkatkan kehandalan program
2.Supaya program mudah dibaca dan ditelusuri apabila ada kesalahan
3.Menyederhanakan kerumitan program
4.Menyederhanakan pemeliharaan program
5.Meningkatkan produktivitas program

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam struktur dasar pemrograman :
1.Penulisan program interaktif
2.Penulisan program yang efisien

Bentuk kesalahan program :
1.Sintax Error : kesalahan Bahasa
2.Runtime Error : Proses logika yang illegal / rumus
3.Logic Error : kesalahan logika

Pict : http://tututalk.wordpress.com/2011/09/04/sekilas-tentang-pemrograman-terstruktur/

3 Jenis Jaringan


Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :

a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.

Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.
Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.
Pengertian LAN tidak hanya berupa 2komputer yang dihubungkan tapi juga dapat berupa sekumpulan device/perangkat komunikasi seperti komputer server dan klien, hub, bridge, repeater dan printer.

b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan
Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.

c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar

Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda
satu diantara yang lainnya.

Sejarah Jaringan


Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal.Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Sinkronisasi

Critical section adalah bagian yg berisi sejumlah variabel yg akan di share (dipengaruhi & mempengaruhi) proses lain.

Penyelesaian critical section harus memenuhi 3 syarat :
1. mutual exclusion
-jika suatu proses sedang mengerjakan critical section, maka tidak
boleh ada proses lain yg masuk critical section

2. progress
– jika tidak ada suatu proses mengerjakan critical section, dan ada
beberapa proses yg akan masuk critical section,maka hanya proses2 yg sedang
berada pd entri section saja yg boleh berkompetisi mengerjakan critical section.
3.bounded waiting
– besarnya waktu tunggu dari suatu proses yg akan memasuki critical section sejak
proses itu meminta izin untuk mengerjakan critical section, sehingga
permintaan itu dipenuhi.

algoritma pemecahan dua proses
algoritma 1 (algoritma turn)
algoritma 2 (algoritma flag)
algoritma 3 (algoritma peterson)
untuk lengkap nya dapat di download di sini mengenai algoritma pemecahan dua proses.

Deadlock dan starvation
1. deadlock
– buntu karena menunggu kejadian yg tidak terjadi
2.starvation
– proses menunggu alokasi sumber daya.
-starvation adalah keadaan dimana satu/beberapa proses ‘kelapara’ karena
terus dan terus menunggu kebutuhan sumber daya dipenuhi. karena sumber
daya tsb tidak tersedia/dialokasikan untuk proses lain, akhirnya proses
yang membutuhkan tidak bisa memilikinya. kondisi ini merupakan akibat
dari keadaan menunggu berkepanjangan.

NB:
-setiap deadlock menghasilkan starvation
-tidak setiap starvation menghasilkan deadlock

Deadlocks


Pengertian :
proses menunggu suatu kejadian tertentu yg tidak pernah terjadi

*model deadlock
urutan kejadian pengoperasian perangkap input/output :
1. meminta (request) : meminta pelayanan perangkat input/output
2. memakai (use) : memakai perangkat input/output.
3. melepaskan (release) : melepaskan pemakaian input/output

deadlock tidak hanya terjadi pd 2 proses dan 2 sumber daya, deadlock
dapat terjadi dengan melibatkan lebih dari 2 proses dan 2 sumber daya.

karakteristik deadlock
coffman menyatakan untuk syarat terjadinya deadlock:
1.mutual exclusion
2.hold and wait
3.non-preemption condition (kondisi non preemption)
4.circular wait condition (kondisi menunggu secara sirkular)

metode2 mengatasi deadlock :
1.metode pencegahan terjadinya deadlock (deadlock prevention)
2. metode penghindaran terjadinya deadlock(deadlock avoidance)
3.metode deteksi dan pemulihan dari deadlock (deadlock detection and recovery)

pencegahan daedlock
Havendar menyarankan srategi untuk meniadakan dg syarat ;
1.setiap proses harus meminta semua sumber daya yg diperlukan sekaligus
dan tidak berlanjut sampai semua diberikan
2.jika proses telah sedang memegang sumber daya tertentu, untuk permintaan berikutnya
proses harus melepas dulu sumber daya yg dipegangnya. jika diperlukan
proses meminta kembali sekaligus dengan sumber daya yg baru
3.beri pengurutan linier terhadap tipe2 sumber daya pd semua proses,
yaitu jika proses telah dialokasikan suatu tipe sumber daya,proses
hanya boleh berikutnya meminta sumber daya -sumber daya tipe pada urutan berikutnya

Algoritma Banker oleh Djikstra
kelemahan algoritma ini :
1.proses jarang mengetahui diawal proses jumlah max sumber daya yg akan diperlukan
2.jumlah proses tidak tetap,secara dinamis beragam begitu pemakai2
baru login & logout
3.sumber daya yg dihitung sbg tersedia dapat saja tiba2 dicopot sehingga sebenarnya menjadi tidak tersedia
4.proses2 haru independen
5.algoritma menghendaki memberikan semua permintaan selama waktu yg tak terhingga
6.algoritma menghendaki client2 mengembalikan sumber daya setelah suatu
waltu yg terhingga

pendeteksian deadlock
adalah teknik untuk menentukan apakah deadlock terjadi serta mengindentifikasi
proses & sumber daya yg terlibat dalam deadlock

pemulihan dari deadlock
yaitu begitu sistem terdapat deadlock maka deadlock harus diputuskan
dengan menghilangkan salah 1 / lebih persyaratannya.

pendekatan yg dilakukan :
1.singkirkan semua proses yg melibatkan deadlock
2.backup semua proses yg terlibat deadlock ke suatu check point yg
didefinisikan sebelumnya & dijalankan kembali semua proses itu
3.secara berurutan singkirkan proses sampai tdk terjadi deadlock lagi.
4.secara berurutan preemp sumber daya tdk ada deadlock lagi.

pendekatan penanggulangan deadlock terpadu
Silberschatz menyarankan suatu pendekatan terpadu yaitu :
1. kelompokkan sumber daya menjadi kelas sumber daya
2. gunakan strategi pengurutan linier
3. dalam 1 kelas sumber daya gunakan algoritma yg sesuai untuk sumber daya tersebut.

Sistem Operasi Dasar


Fungsi Sistem Operasi sebagai manajemen proses :

– Pembuatan atau penghapusan proses yang dibuat oleh user atau system
– suspensi dan asumsi
– kelengkapan mekanisme untuk sinkronisasi proses
– kelengkapan mekanisme untuk komunikasi proses
– kelengkapan mekanisme untuk pengendalian deadlock

Fungsi Sistem Operasi sebagai manajemen memori utama :

– menjaga dan memelihara bagian-bagian memori yang sedang digunakan dan dari yang menggunakan
– memutuskan proses-proses mana saja yang harus dipanggil ke memori jika masih ada di ruang memori.
– mengalokasikan dan mendealokasikan ruanng memori jika diperlukan.

Fungsi Sistem Operasi sebagai manajemen memori sekunder :
jawab :
– pengaturan ruang kosong
– alokasi penyimpanan
– penjadwalan disk

Fungsi Sistem Operasi sebagai manajemen file/berkas :

– sistem buffer-caching
– antarmuka device-driver secara umum
– driver untuk device hardware-hardware tertentu

Fungsi Sistem Operasi sebagai manajemen I/O :

– pembuatan dan penghapusan file
– pembuatan dan penghapusan direktori
– primitif-primitif yang mendukung untuk memanipulasi file direktori
– pemetaan file ke memori sekunder
– backup file ke media penyimpanan yang stabil

Fungsi Sistem Operasi sebagai sistem proteksi dan jaringan :

– Membedakan antara penggunaan yang sah dan yang tidak sah.
– Menentukan kontrol yang terganggu.
– Menetapkan cara pelaksanaan proteksi.
– Meningkatkan kecepatan komputasi
– Meningkatkan ketersediaan data
– Meningkatkan kehandalan sistem

Windows VS Linux


Sistem operasi adalah penghubung antara user atau pengguna dengan perangkat keras pada komputer. Dengan sistem operasi dapat memudahkan kita sebagai user dalam menyelesaikan berbagai tugas. Sistem operasi yang terkenal dan sudah tidak asing di dengar oleh masyarakat luas adalah sistem operasi windows. Tapi sistem operasi window ini berbasis close source. Apa itu close source? Close source adalah dimana dalam menggunakannya para pengguna harus membayar license nya terlebih dahulu atau berbayar. Karena berbayar tersebutlah banyak para pengguna menggunakan windows bajakan atau tidak berlisensi.

Selain sistem operasi windows ada juga sistem operasi LINUX. Mungkin mayarakat luas kurang mengetahui atau kurang familiar dengan sistem operasi ini. Padahal sistem operasi linux ini berbasis open source atau dalam menggunakannya kita tidak harus membayar alias GRATIS. Karena berbasis open source maka kita dapat memodifikasi atau istilah kerennya di-remastering untuk membuatnya sesuai dengan keinginan para pengguna. Apakah sistem operasi untuk perkantoran, pendidikan, pemrograman dan lain-lain.

Linux merupakan turunan dari UNIX. Linux dapat diperoleh dalam berbagai bentuk atau dikenal juga dengan DISTRO. Ada banyak sekali Distro dari linux, diantaranya RedHat, Debian, Slackware, SuSe, Mandrake, Ubuntu, WinLinux dan masih banyak lagi. Sekilas informasi, bahwa SuSe merupakan distribusi pertama yang instalansinya dapat menggunakan bahasa Indonesia. Banyak anak negeri kita, yang membuat atau menciptakan distro linux.

Banyak kalangan mengatakan bahwa kurang mengerti cara menggunakan sistem operasi open source ini. Padahal penggunaan dari sistem operasi open source ini sangat banyak keuntungannya dibandingkan dengan sistem operasi close source. Selain sistem operasi nya gratis, open source juga bebas virus, aplikasi pada open sourrce juga tidak jauh beda dengan sistem aplikasi pada windows. Pada windows ada microsoft word sebagai aplikasi pengolah kata pada open source juga ada yaitu word processor, pengolah angka dikenal dengan microsoft excel pada windows pada open sorce juga ada seperti spreadsheet. Jadi, linux memiliki sistem aplikasi yang tidak jauh berbeda dengan sistem operasi close source seperti windows.

Apabila ada beberapa pendapat ataupun banyak pendapat yang mengatakan Linux / open source tidak “user friendly” itu salah. Linux akan menjadi “user friendly” apabila pengguna atau user mau mencoba dan mempelajari Linux / sistem operasi open source. Apabila sering digunakan maka pengguna atau user pun tidak susah dalam pengoperasiannya. Sudah banyak perusahaan-perusahaan mulai menggunakan sistem operasi gratis ini. Karena dapat menghemat dalam pembiayaannya. Sehingga perlu adanya sosialisasi dalam penggunaan sistem operasi open source ini salah satunya linux. Misalnya para pengguna yang telah mahir menggunakan Ubuntu dapat memperkenalkannya kepada para siswa-siswi baik tingkat SD, SMP, maupun SMA dengan mengadakan seminar-seminar. Sehingga pengetahuan akan open source semakin luas dan yang mengatakan open source tidak ‘user friendly’ terhapuskan.

Ada beberapa kelemahan dalam sistem operasi linux ini. Buat para GAMER MANIAC biasanya tidak menyukai penggunaan sistem operasi open source seperti linux ini. Karena banyak games-games yang beredar hanya dapat beroperasi di windows saja. Atau pun games pada sistem operasi linux tidak begitu menarik dan kurang menantang maupun resolusi gambarnya yang kurang. Selain itu jika para pengguna ingin menginstall aplikasi baru yang dibutuhkan maka harus akses internet. Dan itu sangat terbebani bagi para pengguna yang tidak ada akses internet, atau kecepatan internet nya yang sangat lambat, atau menggunakan modem dengan batas kuota tertentu. Sehingga bagi mereka yang tidak sabar dalam menginstall aplikasi tentu saja akan lebih memilih windows dengan meng-copy installer aplikasi yang dibutuhkan.

Selain itu dari perbandingan yang telah penulis lakukan selama menggunakan sistem operasi Linux ini yaitu distro Ubuntu. Apabila dibandingkan antara windows dengan ubuntu, maka bisa saya katakan tampilan pada windows jauh lebih menarik. Baik itu tampilan aplikasinya, tampilan dekstopnya, dan lain-lain. Tapi dilihat dari sisi lain windows sering terserang virus, sehingga banyak shortcut dimana-dimana. Ataupun laptop atau komputer kita perlu di install ulang karena virus pada laptop atau komputer yang menggunakan windows telah berevolusi semakin banyak. Lain hal dengan Ubuntu atau Linux ini bebas dari virus. Shortcut pada berkas-berkas di dalam flashdisk dapat dibuka pada Ubuntu.
Dengan sistem operasi open source / linux ini dapat kita modifikasi sesuai keinginan kita karena source code nya yang terbuka berbeda hal nya dengan windows. Sehingga pada linux menjamin kebebasan untuk berekspresi dan membuat sistem operasi sesuai keinginan kita.
Keunggulan sistem operasi windows yang tidak dimiliki oleh sistem operasi linux yaitu sistem operasi windows ada pihak resmi yang bertanggung jawab atas kerusakan atau gangguan lainnya pada windows. Sedangkan linux dengan banyaknya distro dari A-Z, para pengguna yang ingin melaporkan kerusakan atau pihak resmi yang bertanggung jawab tidak ada. Karena yang membuat distro pada linux itu dari kalangan masyarakat itu sendiri. Bukan dari perusahaan resmi seperti halnya windows. Jadi, apabali ada keluhan mengenai open source Anda, dapat bertanya kepada pakar atau ahli, dapat juga bertanya pada sebuah forum dengan mereka yang menyenangi produk open source sehingga dapat berbagi informasi dan saling berbagi ilmu atau hanya sekedar sharing saja. Banyak cara yang dapat dilakukan.

Jadi, semua tergantung pilihan para user sendiri. apakah mau berbayar atau tidak? Tampilannya lebih menarik atau kurang menarik? Untuk bermain games atau bukan? ataupun lebih mengunggulkan open atau close source? Semua kembali ke para pengguna. Karena sistem operasi tidak akan pernah lepas dari para pengguna komputer dalam memudahkan user / pengguna dalam pekerjaan mereka.

SOD_Sistem Operasi


1.Close Source VS Open Source

Open Source adalah suatu sistem yang memberikan kode software dalam dunia komputer khususnya dan Teknologi Informasi pada umumnya yang memberikan kepada pengguna kode sumber dari software tersebut sehingga orang lain bisa mengetahui dengan bahasa program apa software tersebut dibuat dan apa kelebihan dan kekurangan dari software tersebut dengan melihat kode yang ada. Sehingga dengan sistem ini akan menjadikan software tersebut setidaknya sedikit sekali memiliki kelemahan dikarenakan banyak yang melihat kode tersebut dan melakukan perbaikan dan penyempurnaan. Dan siapa saja boleh melakukan perbaikan dan penyempurnaan pada software tersebut. Yang perlu ditekankan bahwa program / software yang Open Source tidak selalu tersedia secara gratis. Tetap ada biaya yang dikeluarkan untuk membeli program tersebut. Contoh, misalnya Sistem Operasi RedHat Linux, program Linuxnya tetap dibeli dengan harga yang murah.

Berbeda sekali dengan Close Source yang sangat tertutup. Sehingga orang lain tidak akan bisa mengetahui dengan apa program tersebut dibuat dan bagaimana jika terjadi kesalahan pada software tersebut. Sehingga jika terdapat kesalahan program orang tersebut harus menghubungi pihak yang bersangkutan dengan pembuatan software tersebut dan hal ini jelas-jelas memakan waktu yang lama dan biaya yang tidak sedikit.

Perbedaan Open Source dan Close Source adalah pada program yang -Closed Source-, paket program tidak dapat didistribusikan lagi selain oleh pembuat / vendor program tersebut. Jika ada distribusi yang bukan oleh vendor program tersebut, maka itu dianggap sebagai pembajakan software. Atau dengan kata lain program yang -Closed Source- tidak dapat didistribusikan secara bebas, kecuali oleh vendor program tersebut. Sedangkan software yang Open Source, dapat didistribusikan secara bebas oleh siapapun. Paket program juga dapat digandakan secara bebas.

2.Contoh OS-nya

-Contoh OS yang Open source adalah Linux, Solaris, Mac OS, Unix.

-Contoh OS yang Close Source adalah MS Windows yaitu Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0) , Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven), dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).

3.Keunggulan dan kelemahan

– Open Source
Keunggulan :
Gratis. Gratis disini maksudnya tidak perlu membeli lisensi untuk menggunakannnya.
Stabil. Contohnya saja Linux.
Source code yang disertakan sehingga dapat membuatnya sesuai kebutuhan.
Aman (secure). Contohnya saja Linux mengimplementasikan standar protokol keamanan yang yang sangat aman.
Cepat dan jalan terus (keep on running), tidak harus restart saat selesai install aplikasi.
Menjunjung tinggi kebebasan tiap orang untuk berkreasi.
Bebas virus. Mengapa bebas virus? Karena didalam sistem operasi Unix, setiapkali akan mengakses sistem, mengubah, menghapus, menambah bagian dari sistem, selalu diminta konfirmasi password, sedangkan virus tidak tahu password sistem kecuali pemilik sistem tersebut.
Mempunyai banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan kita.

Kelemahan :
Misalnya saja Linux, banyak distro sehingga membuat user bingung.
Penggunaan/pengoperasian yang cukup sulit bagi para pengguna baru yang belum pernah menggunakan aplikasi yang ada pada open source itu sebelumnya.
Kualitas game yang kurang
Masih minim nya dukungan hardware dan driver
Kurangnya sosialisasi penggunaan Open Source
Tidak ada dukungan resmi
Software yang digunakan tidak tersedia
Ketergantungan dengan software bajakan
Sedikitnya buku tentang penggunaan Open source itu sendiri contohnya saja Linux.

-Close Source
Keunggulan :
Kompatibel dengan berbagai software
Tampilan friendly dan soft
Penggunaan bahasa umum dan luas

Kelemahan :
Harga yang tinggi
Keamanan tidak aman
Proses akselarasi tidak stabil

4.Batch System

Dalam sistem batch, pengguna tidak perlu lagi memiliki akses langsung ke mesin. Pengguna menyerahkan pekerjaanya kepada operator komputer yang akan melakukan batch pekerjaan secara berurutan.
program-program pengguna ditampung bersama-sama (secara offline) dengan pengguna lainnya dan kemudian diserahkan ke sistem operasi oleh operator komputer.
program diselesaikan, hasilnya dicetak dan dikembalikan ke pengguna.
sistem batch murni sudah jarang ditemukan saat ini.

5.Multiprogramming system

Multiprogramming memiliki pengertian yaitu Sistem Operasi dapat melayani banyak program yang tidak ada hubungannya antar program satu dengan yang lain, dan program-program tersebut dapat dijalankan sekaligus dalam satu komputer yang sama.

Pelaksanaan instruksi yang terjadi oleh Sistem Operasi adalah pada mulanya program dimuat ke dalam memori terlebih dahulu, kemudian program dijalankan hingga mengakses perangkat input dan output, kemudian software akan berpindah ke pekerjaan yang lainnya begitu pula jika ada program yang akan di jalankan lagi, dengan program yang sebelumnya telah dijalankan masih terus berjalan.

6.Time Sharing System

Time Sharing merupakan variasi dari Multiprogramming, dimana setiap pemakai memiliki satu terminal online dengan pemroses hanya memberi layanan pada pemakai yang aktif secara bergantian dengan cepat. Pemakai akan merasa dilayani terus menerus,
padahal sebenarnya digilir waktu yang cukup singkat.

Sistem time-sharing didesain untuk memperbolehkan beberapa program seolah diproses secara bersamaan.

7.Multiprocessing System

Isilah Multiprocessing mangacu kepada abilitas pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak. Hal ini memungkinkan dengan adanya penggunaan dua prosesor lebih dalam sebuah komputer lalu meng-alokasikan perintah kepada prosesor-prosesor tersebut.

Multiprocessing juga kadang mengacu pada kemampuan eksekusi terhadap beberapa proses perangkat lunak dalam sebuah sistem secara serentak, jika dibandingkan dengan sebuah proses dalam satu waktu, meski istilah multiprogramming lebih sesuai untuk konsep ini. Multiprocessing sering diibaratkan dalam perangkat keras atau hardware (dengan menggunakan beberapa CPU sekaligus), sementara multiprogramming sering digunakan dalam perangkat lunak(software). Suatu sistem mungkin dapat memiliki dua kemampuan tersebut, salah satu diantaranya, atau tidak sama sekali.

8.Distributed System

Sistem operasi terdistribusi adalah melaksanakan komputasi secara terdistribusi diantara beberapa prosesor, hanya saja komputasinya bersifat loosely coupled system yaitu setiap prosesor mempunyai local memory sendiri. Komunikasi terjadi melalui bus atau jalur telepon. Keuntungannya hampir sama dengan multiprocessor, yaitu adanya pembagian sumber daya dan komputasi yang lebih cepat. Selain itu, pada distributed system juga terdapat keuntungan lain, yaitu memungkinkan komunikasi antar komputer.

9.Real Time System

Sistem waktu nyata (Real Time Systems) ialah suatu sistem yang mengharuskan suatu komputasi selesai dalam jangka waktu tertentu. Jika komputasi ternyata belum selesai, maka sistem dianggap gagal dalam melakukan tugasnya.

Testing Perangkat Lunak

>>> Objektif testing

testing adalah sebuah proses terhadap program/aplikasi untuk menemukan kesalahan dan segala kemungkinan yang akan menimbulkan kesalahan sesuai dengan spesifikasi software yang telah ditentukan sebelum aplikasi tersebut diserahkan kepada customer. testing bertujuan untuk menemukan kesalahan.

->; Proses testing :

1.error :> melakukan pengecekan error

2.requirements conformance :> konfirmasi spesifikasi awal

3.performance :> Penilaian performance

4. An indication of quality :> setelah dapat performance bisa identifikasi kualitas.

sebuah perangkat lunak dsb traceable jika memenuhi beberapa hal berikut :

1. operability

2.absorbability : apa yang kamu lihat adalah apa yang kamu testing.

3.controllability : makin mudah dikendalikan maka makin mudah pengujian dioptimalkan.

4.decomposability : pengawasan terhadap scope pengujian memudahkan isolasi pengujian.

5.simplicity : lebih sedikit item yang diuji akan lebih baik.

6.stability : sedikit perubahan lebih memperkecil proses pengujian.

7.understanbility : makin lengkap informasi semakin mudah proses pengujian.

Kategori testing menurut daniel J.Mosley :

1. pengujian statik ; termasuk sintaks dan inspeksi

2. pengujian dinamik ; logika mengkoding, melakukan eksekusi pada sumber code.

3. pengujian manual ; tanpa bantuan apa pun, pekerjaan dilakukan oleh manusia.

4. pengujian otomasi ; pengujian dengan alat bantu (compiler contohnya)

>>> white box testing

->; pengujian yang dilakukan lebih dekat pada system untuk menguji prosedur-prosedur yang ada. (memflowchartkan koding)

>>>black box testing

->; pengujian dilakukan untuk antarmuka perangkat lunak.